كَثِيْرٌ مِنْ إِخْوَانِنَا الْمُسْلِمِيْنَ لَا يَقْرَأُ الْقُرْآنَ إِلَّا بِقَصْدِ الثَّوَابِ وَالْأَجْرِ مَعَ قَصْرِ عِلْمِهِ عَنْ عَظِيْمِ نَفْعِ الْقُرْآنِ

وَأَنَّهُ كُلَّمَا قَرَأَ الْقُرْآنَ بِنِيَةٍ نَالَ فَضْلُهَا كَمَا قَالَ النَّبِيُّ ﷺ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِيءٍ مَا نَوَى..الحديث.

Banyak diantara saudara2 kita kaum muslimin, dia tidak membaca Al-Qur’an kecuali dengan maksud untuk mendapatkan pahala dan ganjaran dikarenakan minimnya pengetahuan mereka tentang betapa besarnya manfaat dari Al-Qur’an.

Sesungguhnya setiap kali seseorang membaca Al-Qur’an dengan niat tertentu, maka akan mengalir keutamaannya. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam:
“Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya amal perbuatan seseorang tergantung pada niatnya.”(al-hadits).

فَالْقُرْآنُ مَنْهَجُ حَيَاةٍ، وَالنِّيَةُ تِجَارَةُ الْعُلَمَاءِ فَمِنْ هَذَا الْمَبْدَإِ وَالْمُنْطَلَقِ أَرَدْتُ أَنْ أَذَكِّرَ نَفْسِيْ وَإِخْوَانِي بِبَعْضِ النَّوَايَا عِنْدَ الْقِرَاءَةِ وَمِنْهَا:

Al-Qur’an adalah pedoman hidup, dan niat adalah transaksinya orang berilmu. Dengan landasan dan titik tolak ini, saya ingin mengingatkan diri sendiri dan saudara2ku dengan berbagai niat yg dapat dihadirkan ketika kita membaca Al-Qur’an, diantaranya:

١ .اَقْرَأُ القُرْآنَ لِأَجْلِ الْعِلْمِ وَالْعَمَلَ بِهِ.
1. Saya membaca Al-Qur’an, demi mengetahui dan mengamalkan isinya.

2. اَقْرَأُ الْقُرْآنَ بِقَصْدِ الْهِدَايَةِ مِنَ اللهِ
2. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan mendapatkan hidayah dari Allah Ta’ala.

٣. اَقْرَأُ الْقُرْآنَ بِقَصْدِ مُنَاجَاةِ اللهِ تَعَالَى
3. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan bermunajat kepada Allah.

٤ . اَقْرَأُ الْقُرْآنَ بِقَصْدِ الإِسْتِشْفَاءِ بِهِ مِنَ الْأَمْرَاضِ الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ.
4. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan mengobati penyakit2 lahir dan batin dengan Al-Qur’an.

٥. اَقْرَأُ الْقُرْآنَ بِقَصْدِ أَنْ يُخْرِجَنِى اللهُ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَي النُّوْرِ.
5. Saya membaca Al-Qur’an, tujuan agar AllaTa’ala mengeluarkanku dari kegelapan menuju cahaya.

6. اَقْرَأُ الْقُرْآنَ لِأَنَّهُ عِلَاجٌ لِقَسْوَةِ الْقَلْبِ فِيْهِ طُمَأْنِيْنَةُ الْقَلْبِ وَحَيَاةُ الْقَلْبِ وَعِمَارَةُ الْقَلْبِ.
6. Saya membaca Al-Qur’an, karena ia adalah pengobatan bagi hati yg keras. Dalam membacanya terdapat ketenangan hati, hidupnya hati dan kokohnya bangunan hati.

7. اَقْرَأُ الْقُرْآنَ بِقَصْدِ أَنَّ الْقُرْآنَ مَأْدُبَةُ اللهِ تَعَالَى.
7. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan karena Al-Qur’an merupakan jamuan Allah Ta’ala.

8. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى لَا أُكْتَبُ مِنَ الْغَافِلِيْنَ وَأَكُوْنَ مِنَ الذَّاكِرِيْنَ.
8. Saya membaca Al-Qur’an, sehingga saya tidak tercatat sebagai orang2 yg lalai dan saya termasuk orang2 yg berdzikir

9. اَقْرَأُ القُرْآنَ بِقَصْدِ زِيَادَةِ الْيَقِيْنِ وَالْإِيْمَانِ باِللهِ.
9. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan menambah iman dan keyakinan kepada Allah Ta’ala

10. اَقْرَأُ القُرْآنَ بِقَصْدِ الْإِمْتِثَالِ لِأَمْرِ اللهِ تَعَالَي بِالتَّرْتِيْلِ.
10. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan memenuhi perintah Allah dengan tertib

11. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِلثَّوَابِ حَتَّى يَكُوْنِ لِى بِكُلِّ حَرْفٍ 10 حَسَنَاتٍ وَاللهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءْ.
11. Saya membaca Al-Qur’an, untuk mendapatkan pahala sehingga saya bisa meraih 10 kebaikan dari setiap huruf dan Allah akan melipat gandakannya kepada siapa saja yg Dia kehendaki

12. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى أَنْ أَنَالَ شَفَاعَةَ الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.
12. Saya membaca Al-Qur’an, hingga saya mendapatkan syafa’at Al-Qur’anul Karim di hari kiamat kelak

13. اَقْرَأُ القُرْآنَ بِقَصْدِ إِتِّبَاعِ وَصِيَّةِ النَّبِىِّ ﷺ.
13. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan mengikuti wasiat Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam

14. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى يَرْفَعَنِى اللهُ بِهِ وَيَرْفًعَ بِهِ الْأُمَّةَ.
14. Saya membaca Al-Qur’an, hingga Allah meninggikan derajat saya dan dengannya derajat umat ini juga menjadi tinggi

15. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى أَرْتَقِي فِي دَرَجَاتِ الْجَنَّةِ وَأَلْبَسُ تَاجَ الْوَقَارِ وَيُكْسَي وَالِدَاىَّ بِحُلَّتَيْنِ لَا يَقُوْمُ لَهُمَا الدُّنْيَا.
15. Saya membaca Al-Qur’an, hingga saya naik -layak- mendapat derajat surga dan saya memakai mahkota dan memakaikan pakaian kebesaran kepada kedua orang tua saya yang tidak pernah mereka dapatkan pakaian itu didunia.

16. اَقْرَأُ القُرْآنَ بِقَصْدِ التَّقَرُّبِ إِلَي اللهِ بِكَلَامِهِ.
16. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan taqarrub mepada Allah melalui kalamNya

17. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى أَكُوْنَ مِنْ أَهْلِ اللهِ وَخَاصَّتِهِ.
17. Saya membaca Al-Qur’an, hingga saya menjadi ahlullah wa khassatihi (keluarga Allah dan mereka yg dekat dengan Allah, pent)

18. اَقْرَأُ القُرْآنَ بِقَصْدِ أَنَّ الْمَاهِرَ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ.
18. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan bahwa orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama malaikat safaratil kiramim bararah

19. اَقْرَأُ القُرْآنَ بِقَصْدِ النَّجَاةِ مِنَ النَّارِ وَمِنْ عَذَابِ اللهِ.
19. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan agar selamat dari api neraka dan adzab Allah

20. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى أَكُوْنَ فِي مَعِيَّةِ اللهِ تَعَالَي.
20. Saya membaca Al-Qur’an, hingga saya berada dalam maiyyatullah (kebersamaan dengan Allah)

21. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى لَا أَرُدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ.
21. Saya membaca Al-Qur’an, hingga saya tidak menjadi orang yg hina sehina-hinanya

22. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى يَكُوْنَ حُجَّةً لِى لَا عَلَىَّ.
22. Saya membaca Al-Qur’an, sehingga ia menjadi pembela saya bukan yg menuntut/mencelakakan saya

23. اَقْرَأُ القُرْآنَ بِقَصْدِ أَنَّ النَّظْرَ فِي الْمُصْحَفِ عِبَادَةْ.
23. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan bahwa memandang mushaf adalah ibadah

24. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى تَنْزِلَ عَلَىَّ السَّكِيْنَةُ وَتَغْشَانِى الرَّحْمَةُ وَيَذْكُرَنِى اللهُ فِيْمَنْ عِنْدَهْ.
24. Saya membaca Al-Qur’an, hingga turun kepada saya ketenangan, dan saya diliputi rahmat dan Allah mengingat saya sebagai orang yg berada bersamaNya

25. اَقْرَأُ القُرْآنَ بِقَصْدِ الْحُصُوْلِ عَلَى الْخَيْرِيَةِ وَالْفَضْلِ عِنْدَ اللهِ.
25. Saya membaca Al-Qur’an, dengan tujuan mendapatkan kebaikan dan keutamaan disisi Allah Ta’ala

26. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى يَكُوْنَ رِيْحِيْ طَيِّبٌ.
26. Saya membaca Al-Qur’an, hingga saya mendapatkan keuntungan yg baik

27. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى لَا أَضِلُّ فِي الدُّنْيَا وَلَا أَشْقَي فِي الآخِرَةِ.
27. Saya membaca Al-Qur’an, hingga saya tidak tersesat di dunia dan tidak sengsara di akhirat

28. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِأَنَّ اللهَ يَجْلِىَ بِهِ الْأَحْزَانَ وَيَذْهَبَ بِهِ الْهُمُوْمَ وَالْغُمُوْمَ.
28. Saya membaca Al-Qur’an, karena dengannya Allah mengangkat kesedihan2 serta menghilangkan resah dan gelisah

29. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِيَكُوْنَ أَنِيْسِي فِي قَبْرِيْ وَنُوْرٌ لِيْ عَلَي الصِّرَاطِ وَهَادِياً لِي فِي الدُّنْيَا وَسَائِقاً لِي إِلَى الْجَنَّةِ.
29. Saya membaca Al-Qur’an, agar dia menjadi teman dekat saya di dalam kubur, dan cahaya bagi saya diatas jalan kehidupan, menjadi petunjuk bagi saya di dunia dan penuntun menuju surga

30. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِيُرَبِّيْنِى اللهُ وَيُؤَدِّبُنِى بِالْأَخْلَاقِ الَّتِي تَحَلَّى بِهَا الرَّسُوْلُ ﷺ.
30. Saya membaca Al-Qur’an, agar Allah mendidik saya, menta’dib dengan akhlak yang menjadi hiasan diri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

31. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِأُشَغِّلَ نَفْسِي بِالْحَقِّ حَتَّى لَا تُشْغِلَنِي بِالْبَاطِلْ.
31. Saya membaca Al-Qur’an, agar jiwa saya sibuk dengan kebenaran sehingga kebatilan tidak menyibukan saya

32. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِمُجَاهَدَةِ النَّفْسِ وَالشَّيْطَانِ وَالْهَوَى.
32. Saya membaca Al-Qur’an, untuk menempa diri, melawan setan dan hawa nafsu

33. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِيَجْعَلَ اللهُ بَيْنِى وَبَيْنَ الْكَافِرِيْنَ حِجَاباً مَسْتُوْراً يَوْمَ الْقِيَامَةِ.
33. Saya membaca Al-Qur’an, agar Allah menjadikan penghalang sebagai penutup antara saya dengan orang kafir di hari akhir kelak

34. اَقْرَأُ القُرْآنَ ثُمَّ اُبَلِّغُ مِنْهُ وَلَوْ آيَةً كَمَا اَمَرَناَ بِذَالِكَ الْحَبِيْبُ الْمُصْطَفَى
34. Saya membaca Al-Qur’an, kemudian menyampaikannya walau hanya satu ayat sebagaimana diperintahkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

35. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِأَدْعُوَ اُمَّتِى لِلْعَمَلِ بِهِ وَبِأَحْكَامِهِ
35. Saya membaca Al-Qur’an, agar saya berdakwah kepada umat untuk mengamalkan isi dan hukum2nya

36. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِتَزْدَادَ مَعْرِفَتِى بِدِيْنِى
36. Saya membaca Al-Qur’an, agar bertambah pengetahuan tentang agama saya

37. اَقْرَأُ القُرْآنَ حَتَّى اَشْعُرَ بِأَنَّ اللهَ يُكَلِّمُنِي
37. Saya membaca Al-Qur’an, hingga saya merasa bahwa Allah sedang berbicara kepada saya

38. اَقْرَأُ القُرْآنَ لأعرف منه احوال الامم السابقة

38. Saya membaca Al-Qur’an, agar saya tahu darinya kondisi umat2 terdahulu

39. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِأَقْبَلَ مَأْدَبَةَ اللهِ

39. Saya membaca Al-Qur’an, untuk menerima jamuan dari Allah Ta’ala

40. اَقْرَأُ القُرْآنَ لِاَنَّهُ لَا يُخْلَقُ مِنْ كَثْرَةِ الرَّدِّ

40. Saya membaca Al-Qur’an, karena ia tidak diciptakan dengan keraguan

فَهَيَّا لِنَكُوْنَ مِنْ أَهْلِ الْقُرْآنِ، وَهَذِهِ هِيَ التِّجَارَةُ مَعَ اللهِ الْمَضْمُوْنَةِ الرَّابِحَةِ وَالَّتِي يُعْطِى اللهُ عَلَيْهَا مِنْ فَضْلِهِ الْكَرِيْمِ وَعَطَائِهِ الَّذِيْ لَا يَنْفَدُ.

Marilah kita menjadi ahlul Qur’an. Dan ini adalah bisnis kita dengan Allah yang mencakup keuntungan yang Allah berikan karena keutamannya yg mulia dan pemberiannya yang tidak pernah meleset..
Syaikh Shalabi

#P0107
#AQ01

Artikel Terkait

WhatsApp chat