Sahabat,

Dunia ini fana. Dan semua yang ada diatasnya, dibawahnya, sekelilingnya yang meliputinya juga fana. Setiap yang fana pasti rusak. Yang fana pasti binasa. Yang fana akan hilang tiada bekas. Yang fana akan hancur. Yang diadakan kembali tiada. Yang fana pasti berakhir. Yang fana terus merubah. Yang fana itu seolah-olah. Yang fana itu seakan-akan. Yang fana itu fatamorgana. Engkau lihat air dipadang pasir padahal itu ilusi pandangan dan ketertipuan akal pikiran.

Sahabat,
Jangan jadikan dunia tujuan. Jangan jadikan dunia sandaran. Jangan jadikan pegangan. Jangan jadikan dunia pijakan. Jangan jadikan dunia prioritas pikiran. Jangan jadikan dunia sumber kekuatan. Agar pribadi tidak diliputi keresahan, kekhawatiran, ketakutan, kekecewaan, kemalasan, kesedihan dan kekerdilan. Cukup sekedar jangan lupakan penghidupan di dunia. Seperti memasukan makanan hanya untuk menegakkan tulang punggung. Adapun jika Allah memberikan kelebihan jadikan itu jalan kemuliaan, jalan terbagikannya kebaikan.

Sahabat,
Jadikan dunia tempat jihad mujahadah. Jadikan dunia tempat syahid musyahadah. Jadikan sebaik baik tempat beramal. Deraskan amal soleh. Mulailah pada amal makanah. Tinggikan cita-cita perjuangan kepadaNya. Pegang dan ikat jalan hidayah bersama ketinggian, keluasan dan kemuliaan ahsanu amala. Sempurnakan awal dan akhir perjalanan dengan bergantung kepadaNya. Huwal awwalu wa akhiru, wazhzhohiru wal bathinu. Jadikan keuntungan perdagangan denganNya adalah sumber inspirasi.

Sahabat,

Tongkat pun menjadi mulia di tangan Musa as. Semut menjadi mulia karena membawa setetes air untuk memadamkan segunung api yang digunakan untuk membakar Ibrahim. Rayap pemakan kayu menjadi bukti halusnya pengaturan dan kuasa Allah atas kematian Sang Raja Imperium Sulaiman as. Sekecil apapun partikel menjadi termuliakan bila membersamai jalan perjuangan lillah, billah, fillah. Semoga terus mengabdi, menjadi pengabdi. Abdillah.

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

14. Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. [Thaha : 11]

@harisanusi
#SemangatPermanen
#MembangunSurgaHariIni

Artikel Terkait