Tag Archives: Sedekah

Sedekah Ibnu Mubarak

Al-Imam adz-Dzahabi menyebutkan bahwa Ibnul Mubarak membantu kaum fakir miskin dalam setahun dengan uang sejumlah 100 ribu Dirham.

Harga 1 ekor kambing pada masa itu hanyalah 5 Dirham, bisa dibayangkan kalau harga kambing itu 1 juta, maka ia telah bersedekah kepada fakir miskin sebanyak 20 milyar rupiah dalam setahun, suatu jumlah yang fantastis, dari seorang ulama, belum lagi bantuan yang ia berikan kepada yang lainnya.
Bisa dibayangkan 20 milyar berderma dalam setahun. Continue reading Sedekah Ibnu Mubarak

Sedekahnya Sahabat Nabi

Para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang-orang yang mulia yang Allah pilih untuk menemani Nabi-Nya. Mereka adalah orang-orang yang menggabungkan ilmu dan amal dalam kehidupannya, mereka mengorbankan harta dan jiwa untuk Islam dan kaum muslimin. Oleh karena itu, merekalah tauladan kita setelah para Nabi dan Rasul.
Di antara teladan yang mereka berikan kepada kita adalah keteladanan dalam bersedekah. Demi Islam dan kaum muslimin, harta yang mereka yang mereka miliki seolah-olah tak berarti. Sebanyak apapun yang dibutuhkan untuk Islam dan kaum muslimin akan mereka berikan sesuai dengan apa yang mereka miliki. Bersamaan dengan itu, sedekah tersebut memiliki kualitas keikhlasan yang tak tertandingi. Semoga Allah meridhai mereka.

Continue reading Sedekahnya Sahabat Nabi

Sedekah Paling Besar

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata:
Ada seseorang yg datang kepada Nabi saw bertanya:
“Wahai ya Rasulullah, sedekah apakah yg paling besar pahalanya?”
Beliau menjawab,”Engkau bersedekah dalam keadaan sehat, suka terhadap harta, takut miskin, dan masih berkeinginan kaya. Dan janganlah kamu menunda2. Karena apabila nyawa sudah sampai di tenggorokan, maka kamu baru berkata: “untuk fulan sekian dan untuk fulan sekian, padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan (ahli warisnya).”
(HR.Bukhari dan Muslim)

Yuk Sedekah

Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallaahu ‘anhu, dari Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

عَلَى كلّ مُسْلِمٍ صَدَقَةٌ
“Setiap Muslim wajib bersedekah.”
Ada orang yang bertanya,
أرأيتَ إنْ لَمْ يَجِدْ ؟
“Bagaimana pendapat engkau jika seseorang tidak mempunyai apa-apa (untuk disedekahkan)?”
Beliau menjawab,
يَعْمَلُ بِيَدَيْهِ فَيَنْفَعُ نَفْسَهُ وَيَتَصَدَّقُ
“Hendaklah dia bekerja dengan kedua tangannya, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk diri sendiri dan untuk bersedekah.”
Orang itu bertanya lagi,
أرأيتَ إن لَمْ يَسْتَطِعْ ؟
“Bagaimana pendapat engkau jika orang itu tidak mampu melakukannya?”
Beliau menjawab,
يُعِينُ ذَا الحَاجَةِ المَلْهُوفَ
“Hendaklah dia membantu orang yang memerlukan lagi terdesak kebutuhan.”
Orang itu kembali bertanya,
أرأيتَ إنْ لَمْ يَسْتَطِعْ
“Lantas bagaimana pendapat engkau jika dia tidak mampu melakukannya juga?”
Beliau menjawab,
يَأمُرُ بِالمعْرُوفِ أوِ الخَيْرِ
“Hendaklah dia menyuruh (orang lain agar) berbuat yang ma’ruf atau kebaikan.”
Untuk kesekian kalinya, orang itu bertanya,
أرَأيْتَ إنْ لَمْ يَفْعَلْ ؟
“Bagaimana pula pendapat engkau jika dia pun tidak bisa melakukan hal itu?”
Maka beliau menjawab,
يُمْسِكُ عَنِ الشَّرِّ ، فَإِنَّهَا صَدَقَةٌ
“Hendaklah dia menahan diri untuk tidak berbuat jahat, sebab yang demikian termasuk sedekah.”
[Muttafaq ‘Alaih. Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari (III/107 – Fathul Bari) dan Muslim (no. 1008)]
Silahkan SHARE semoga bermanfaat