Site icon Hari Sanusi

Kerinduan Ramadhan

Sahabat yang memuliakan kehidupan,
Telah datang Ramadhan. Telah hadir anugerah kebaikan. Dan Dia merindu melihat para pengabdi mempersembahkan kesungguhan hatinya, puasanya, qiyamnya, doa dan munajatnya, tilawahnya dan semesta kebaikan lainnya.

Shaum itu untukKU dan Aku menyempurnakan balasannya. Inilah pernyataan rindu. Dan kerinduan besar para pengabdi kepadaNYA. Maka ia menahan diri dari apapun yang membatalkan kerinduannya. Menahan diri dari hal yang melalaikan ingatan KepadaNYA. Meninggalkan perhatian dunia dan seisinya agar tidak luput akhiratnya. Ia berupaya menahan diri dari syahwatnya.
Ia memerdekakan diri dari ikatan, belenggu, dominasi yang membuat dirinya tidak lagi berdaulat atas kesejatiannya. Kesejatian untuk selalu menjaga hatinya menghadap, dan memastikan wajah putih berseri ketika menemuiNYA. Dan menjaga adab-adab hidup, menjaga bisikan hati, lintasan pikiran, gerak lisan, pendengaran, penglihatan dan perbuatan tangan kaki agar selamat dan berbekal untuk kehidupan kekal abadi setelah mati. Dan ruku sujudnya selalu dalam kelanggengan istighfar karena tiap detik selalu saja kezholiman meliputi kehidupan dirinya.

Karena Dialah AhlutTaqwa wa AhlulMaghfiroh.

Bung harisanusi.com |
Donasi Yatim Dhuafa & Rumah Alquran ke BSM bank syariah mandiri,  norek : 789.5000.005 a.n. Yayasan Sahabat Tauhid Indonesia
| KALAM| Bersahabat Membangun Surga |

Artikel Terkait

Exit mobile version